Anggota Geng Bhupi Mengatakan Chola, Saya Ingin Menghabiskan Air…
Ambala

Anggota Geng Bhupi Mengatakan Chola, Saya Ingin Menghabiskan Air…

mendengar berita

Kota Ambala. Kasus pemerasan yang menuntut dari seorang pedagang emas batangan telah mengemuka. Setelah mendaftarkan kasus dalam hal ini, polisi segera mengambil tindakan dan menangkap tersangka. Dalam aduan yang disampaikan ke polisi, Gulshan, seorang pedagang emas batangan korban, mengaku mendapat telepon pada Kamis malam pukul 11.25 WIB. Melalui telepon, terdakwa mengatakan kepadanya bahwa dia berbicara dengan Chola, seorang anggota geng Bhupi, dia menginginkan uang. Sebelumnya, dia juga menembaki Tailor Wala Chowk dan Manav Chowk di kota Ambala.
Tentang ini, ketika dia menolak untuk memberikan uang, setelah 15 menit, kedua terdakwa sampai di rumah saudaranya dan kembali setelah mengancamnya. Setelah itu korban melapor ke polisi. Polisi langsung bertindak begitu laporan diterima. Polisi mulai melacak nomor ponsel dari mana panggilan itu diterima meminta pemerasan. Polisi memulai pencarian tersangka dan menangkap dua tersangka Manish Handa alias Chola, warga Kajiwada dan Kaith Majri, warga Vijay Kumar alias Prince. Kepala pos nomor tiga Ravindra Singh mengatakan bahwa terdakwa telah dihadirkan di pengadilan pada hari Jumat dan ditahan selama dua hari. Polisi kini akan mengusut tuntas kasus tersebut.
Terdakwa tidak sengaja sampai di rumah saudaranya
Menurut informasi, terdakwa harus pergi ke rumah Gulshan. Tapi saudara laki-laki Gulshan juga tinggal di jalan yang sama dengan tempat tinggal Gulshan. Inilah alasan terdakwa tiba di rumah saudaranya Chandrabhushan secara tidak sengaja. Selama ini, saat terdakwa menyebut nama pengusaha korban, Chandrabhan tidak membukakan pintu, setelah itu terdakwa kabur dari lokasi setelah mengancam. Namun polisi telah menangkap tersangka dengan melacak nomor telepon.

Kota Ambala. Kasus pemerasan yang menuntut dari seorang pedagang emas batangan telah mengemuka. Setelah mendaftarkan kasus dalam hal ini, polisi segera mengambil tindakan dan menangkap tersangka. Dalam aduan yang disampaikan ke polisi, Gulshan, seorang pedagang emas batangan korban, mengaku mendapat telepon pada Kamis malam pukul 11.25 WIB. Melalui telepon, terdakwa mengatakan kepadanya bahwa dia berbicara dengan Chola, seorang anggota geng Bhupi, dia menginginkan uang. Sebelumnya, dia juga menembaki Tailor Wala Chowk dan Manav Chowk di kota Ambala.

Tentang ini, ketika dia menolak untuk memberikan uang, setelah 15 menit, kedua terdakwa sampai di rumah saudaranya dan kembali setelah mengancamnya. Setelah itu korban melapor ke polisi. Polisi langsung bertindak begitu laporan diterima. Polisi mulai melacak nomor ponsel dari mana panggilan itu diterima meminta pemerasan. Polisi memulai pencarian tersangka dan menangkap dua tersangka Manish Handa alias Chola, warga Kajiwada dan Kaith Majri, warga Vijay Kumar alias Prince. Kepala pos nomor tiga Ravindra Singh mengatakan bahwa terdakwa telah dihadirkan di pengadilan pada hari Jumat dan ditahan selama dua hari. Polisi kini akan mengusut tuntas kasus tersebut.

Terdakwa tidak sengaja sampai di rumah saudaranya

Menurut informasi, terdakwa harus pergi ke rumah Gulshan. Tapi saudara laki-laki Gulshan juga tinggal di jalan yang sama dengan tempat tinggal Gulshan. Inilah alasan terdakwa tiba di rumah saudaranya Chandrabhushan secara tidak sengaja. Selama ini, saat terdakwa menyebut nama pengusaha korban, Chandrabhan tidak membukakan pintu, setelah itu terdakwa kabur dari lokasi setelah mengancam. Namun polisi telah menangkap tersangka dengan melacak nomor telepon.

Posted By : pengeluaran hk hari ini 2021 live tercepat