Berita Kejahatan Jabalpur: Aktivis Rti Dibunuh Karena Hilangkan Nama Dari Daftar Bpl, Setengah Lusin Terdakwa Termasuk Ayah Dan Anak Ditangkap
Jabalpur

Berita Kejahatan Jabalpur: Aktivis Rti Dibunuh Karena Hilangkan Nama Dari Daftar Bpl, Setengah Lusin Terdakwa Termasuk Ayah Dan Anak Ditangkap

Meja Berita, Amar Ujala, Jabalpur

Diterbitkan oleh: Dinesh Sharma
Diperbarui Min, 02 Jan 2022 19:03 IST

Ringkasan

Polisi telah menangkap pembunuhan membabi buta terhadap aktivis RTI di distrik Balaghat dan menangkap tersangka. Saat mencari informasi di bawah ITI, tersangka ayah-anak bersama kaki tangan mereka telah melakukan insiden karena penghapusan nama mereka dari daftar BPL.

Berita Kejahatan Jabalpur: Aktivis Rti Dibunuh Karena Hilangkan Nama Dari Daftar Bpl, Setengah Lusin Terdakwa Termasuk Ayah Dan Anak Ditangkap

Pembunuhan membabi buta terhadap seorang aktivis RTI telah ditangkap oleh polisi.
– Foto : Amar Ujala

mendengar berita

Cakupan

Polisi telah menangkap pembunuhan membabi buta terhadap aktivis RTI di distrik Balaghat dan menangkap tersangka. Saat mencari informasi di bawah ITI, tersangka ayah-anak bersama kaki tangan mereka telah melakukan insiden karena penghapusan nama mereka dari daftar BPL.

Menurut kantor polisi Lanji yang bertanggung jawab, Shankarsinh Chauhan, pada 8 Desember, sesosok mayat ditemukan di lapangan di belakang kuil Hanuman di Dulapur. Tubuh itu benar-benar membusuk karena berumur empat-lima hari. Berdasarkan pakaian, ia diidentifikasi sebagai Satish Shende, warga desa Dhinora, 51 tahun. Setelah mendaftarkan sebuah kasus, polisi mengusut kasus tersebut. Dalam penyelidikan terungkap bahwa almarhum adalah seorang pekerja ITI.

Saat meminta informasi di bawah Hak atas Informasi, nama keluarga Rajkumar Chare di desa, berusia 50 tahun, telah dihapus dari daftar BPL. Selain itu, informasi juga dicari di bawah RTI-nya sehubungan dengan putrinya yang ditempatkan sebagai staf perawat di Departemen Kesehatan. Rajkumar Chere dan putranya Monty alias Ratandeep bekerja sebagai sopir bus.

Rajkumar mencapai desa pada tanggal 4 Desember dengan busnya. Dia melihat Satish sendirian di depan rumahnya. Memanfaatkan kesempatan itu, dia membuatnya pingsan dengan menyerangnya dengan benda berat dan membawanya ke Dulapur tiga kilometer jauhnya dengan memasukkannya ke dalam bus. Setelah ini dia memanggil putranya Monty, Rohit dan teman-temannya Bharat Bhalavi, Atul dan Sohail. Semua orang mencapai tempat itu dan menyerang pekerja ITI dengan tongkat dan tongkat. Karena itu dia meninggal dan terdakwa melemparkan mayat itu ke lapangan. Lapisan demi lapisan dibuka dalam penyelidikan polisi dan masalah itu terungkap. Polisi telah menangkap tersangka.

Posted By : togel hongkonģ