Buruh Anganwadi Demonstrasi Di Matka Chowk
Karnal

Buruh Anganwadi Demonstrasi Di Matka Chowk

Buruh Anganwadi Demonstrasi Di Matka Chowk

mendengar berita

Karnal. Pemogokan atas nama Serikat Pekerja dan Pembantu Anganwadi berlanjut pada hari ke-38 pada hari Jumat juga. Setelah berkumpul di taman air mancur di Sektor 12, para pekerja berdemonstrasi di Matka Chowk. Dalam kesempatan tersebut, Camat Rupa Rana mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan banyak upaya untuk menekan pemogokan yang berlangsung sejak 8 Desember, tetapi tidak satu pun pusat Anganwadi yang bisa dibuka. Dikatakannya, hingga pemogokan berlangsung, para pekerja Anganwadi tidak akan melakukan pekerjaan departemen apa pun. Juga tidak akan memberikan kunci pusat kepada supervisor, CDPO atau PO mana pun. Beberapa pengawas secara paksa meminta kunci pusat.
Dikatakannya, hingga saat ini Pemerintah Haryana belum memberikan dana sebesar Rp 1500 untuk pekerja dan Rp 750 untuk pembantu yang diumumkan oleh Pemerintah Pusat pada tahun 2018. Padahal pada tahun 2018, Menkeu telah mengumumkan tuntutan tersebut di majelis juga. yang tidak dilaksanakan. Pada kesempatan ini, Sekretaris Daerah Bijnesh Rana, Poonam, Reena, OP Mata, Jagpal Rana, Saroj, Usha Saini, Saroj, Sangeeta, Neelam, Satpal Saini, Joga Singh, Igyapal Kamboj, Jaiprakash, Sunita, Mamta, Pinky, Salochna, Sarita dan Suman hadir.

Karnal. Pemogokan atas nama Serikat Pekerja dan Pembantu Anganwadi berlanjut pada hari ke-38 pada hari Jumat juga. Setelah berkumpul di taman air mancur di Sektor 12, para pekerja berdemonstrasi di Matka Chowk. Dalam kesempatan tersebut, Camat Rupa Rana mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan banyak upaya untuk menekan pemogokan yang berlangsung sejak 8 Desember, tetapi tidak satu pun pusat Anganwadi yang bisa dibuka. Dikatakannya, hingga pemogokan berlangsung, para pekerja Anganwadi tidak akan melakukan pekerjaan departemen apa pun. Juga tidak akan memberikan kunci pusat kepada supervisor, CDPO atau PO mana pun. Beberapa pengawas secara paksa meminta kunci pusat.

Dikatakannya, hingga saat ini Pemerintah Haryana belum memberikan dana sebesar Rp 1500 untuk pekerja dan Rp 750 untuk pembantu yang diumumkan oleh Pemerintah Pusat pada tahun 2018. Padahal pada tahun 2018, Menkeu telah mengumumkan tuntutan tersebut di majelis juga. yang tidak dilaksanakan. Pada kesempatan ini, Sekretaris Daerah Bijnesh Rana, Poonam, Reena, OP Mata, Jagpal Rana, Saroj, Usha Saini, Saroj, Sangeeta, Neelam, Satpal Saini, Joga Singh, Igyapal Kamboj, Jaiprakash, Sunita, Mamta, Pinky, Salochna, Sarita dan Suman hadir.

Posted By : result hk 2021