Dituduh Penyerangan, Percobaan Pembunuhan, Polisi Ditangkap
Karnal

Dituduh Penyerangan, Percobaan Pembunuhan, Polisi Ditangkap

mendengar berita

reporter kota saya
Karnal. Ada dugaan upaya pemukulan dan pembunuhan seorang pemuda dengan membawanya ke Jalan Nasional oleh seorang polisi atas pertukaran uang. Polisi telah mendaftarkan sebuah kasus dan menangkap tersangka. Sedangkan komplotannya kabur. Terdakwa adalah penduduk desa Itan Kalan di Jind dan merupakan polisi di Batalyon 5 Akademi Kepolisian Madhuban.
Petugas Investigasi Jitendra Kumar mengatakan bahwa tersangka diidentifikasi sebagai Sandeep Pehalwan, yang pergi dari Madhuban ke Panchkula untuk bertugas. Terdakwa juga memiliki pistol berlisensi. Dia dituduh menembak darinya.
Warga Sadar Bazar, Gagan Singla, mengaku bekerja sebagai buruh. Sekitar 3 bulan yang lalu, warga Baldi Sandeep Pehalwan meminjam satu lakh rupee, jaminannya diberikan oleh Mintu, warga Sektor-13. Pada Selasa malam sekitar 5:30, Sandeep Pehalwan meneleponnya di dekat SCO nomor 152 di Terusan Mughal. Dia menyuruhnya duduk di mobilnya dan membawanya ke dekat tempat kremasi di bypass Baldi. Dimana terdakwa menyerang dan mengancamnya.
Diduga selama ini peluru juga ditembakkan ke arahnya dan peluru keluar di dekat pelipis. Setelah itu, terdakwa juga mulai membawanya menuju kanal dengan maksud untuk membunuhnya dan mengatakan bahwa uang yang telah diambilnya harus dikembalikan sekarang atau mendapatkan jaminan seseorang, jika tidak ia akan membunuh dan membuangnya ke dalam kanal. Kemudian Gagan membuatnya berbicara dengan Vika yang berpengetahuan luas dan mendapatkan jaminan uang, setelah itu membawanya kembali dan meninggalkannya di kanal Mughal. Tersangka diketahui berprofesi sebagai polisi. Setelah menerima pengaduan, polisi telah mendaftarkan kasus terhadap terdakwa di bawah penculikan, percobaan pembunuhan dan di bawah Arms Act.

reporter kota saya

Karnal. Ada dugaan upaya pemukulan dan pembunuhan seorang pemuda dengan membawanya ke Jalan Nasional oleh seorang polisi atas pertukaran uang. Polisi telah mendaftarkan sebuah kasus dan menangkap tersangka. Sedangkan komplotannya kabur. Terdakwa adalah penduduk desa Itan Kalan di Jind dan merupakan polisi di Batalyon 5 Akademi Kepolisian Madhuban.

Petugas Investigasi Jitendra Kumar mengatakan bahwa tersangka diidentifikasi sebagai Sandeep Pehalwan, yang pergi dari Madhuban ke Panchkula untuk bertugas. Terdakwa juga memiliki pistol berlisensi. Dia dituduh menembak darinya.

Warga Sadar Bazar, Gagan Singla, mengaku bekerja sebagai buruh. Sekitar 3 bulan yang lalu, warga Baldi Sandeep Pehalwan meminjam satu lakh rupee, jaminannya diberikan oleh Mintu, warga Sektor-13. Pada Selasa malam sekitar 5:30, Sandeep Pehalwan meneleponnya di dekat SCO nomor 152 di Terusan Mughal. Dia menyuruhnya duduk di mobilnya dan membawanya ke dekat tempat kremasi di bypass Baldi. Dimana terdakwa menyerang dan mengancamnya.

Diduga selama ini peluru juga ditembakkan ke arahnya dan peluru keluar di dekat pelipis. Setelah itu, terdakwa juga mulai membawanya menuju kanal dengan maksud untuk membunuhnya dan mengatakan bahwa uang yang telah diambilnya harus dikembalikan sekarang atau mendapatkan jaminan seseorang, jika tidak ia akan membunuh dan membuangnya ke dalam kanal. Kemudian Gagan membuatnya berbicara dengan Vika yang berpengetahuan luas dan mendapatkan jaminan uang, setelah itu membawanya kembali dan meninggalkannya di kanal Mughal. Tersangka diketahui berprofesi sebagai polisi. Setelah menerima pengaduan, polisi telah mendaftarkan kasus terhadap terdakwa di bawah penculikan, percobaan pembunuhan dan di bawah Arms Act.

Posted By : result hk 2021