Krisis Listrik Di Rajasthan Memotong Banyak Distrik Selama 5 Sampai 7 Jam Di Jaipur
Ajmer

Krisis Listrik Di Rajasthan Memotong Banyak Distrik Selama 5 Sampai 7 Jam Di Jaipur

Meja Berita, Amar Ujala, Jaipur

Diterbitkan oleh: Prashant Kumar Jha
Diperbarui Jum, 08 Okt 2021 13:30 WIB

Ringkasan

Masalah krisis listrik meningkat lagi di Rajasthan. Karena kekurangan listrik di negara bagian, pemadaman listrik yang diumumkan dan tidak diumumkan sedang dilakukan. Di banyak bagian ibu kota Jaipur, ada pemotongan 6 hingga 7 jam.

Pemadaman listrik (foto file)
– Foto : Media Sosial

mendengar berita

Krisis listrik di Rajasthan semakin dalam. Manajemen pembangkit listrik, pengadaan dan distribusi pemerintah telah benar-benar runtuh. Karena pengadaan batu bara untuk pembangkit listrik yang tidak tepat waktu, produksi mulai terpengaruh. Pemadaman listrik yang diumumkan dan tidak diumumkan telah dimulai di banyak distrik di negara bagian tersebut. Mengingat krisis listrik, Ketua Menteri Ashok Gehlot telah mengimbau untuk menyebarkan kesadaran. Seiring dengan itu, para pejabat dihimbau untuk mengurangi penggunaan air conditioner (AC). .

Pemerintah negara bagian sendiri telah mengakui bahwa krisis listrik telah meningkat di negara bagian. Situasinya sedemikian rupa sehingga pada hari Jumat di ibukota itu sendiri, sekitar 200 koloni dan pemukiman telah diumumkan bahwa tidak akan ada pasokan listrik selama 4 hingga 7 jam. Di Rajasthan, orang harus hidup di panas antara suhu di atas 35 derajat. Ada pemadaman listrik 2 sampai 5 jam di daerah pedesaan dan perkotaan yang jatuh di daerah Jaipur Discom. Pemadaman listrik telah dilaksanakan oleh perusahaan di banyak distrik di bawah area Jodhpur Discom.

CM menghimbau untuk membelanjakan listrik sesuai kebutuhan
Menteri Utama Ashok Gehlot telah menginstruksikan para pejabat untuk menyadarkan masyarakat untuk menghemat listrik. Selain itu, pejabat pemerintah juga diminta untuk mengurangi penggunaan AC dan menghemat listrik. Di departemen-departemen pemerintah juga, listrik hanya boleh digunakan saat dibutuhkan, sisa waktu peralatan harus dipadamkan. Menurutnya, listrik bisa dihemat dengan mengurus hal-hal kecil.

Ekspansi

Krisis listrik di Rajasthan semakin dalam. Manajemen pembangkit listrik, pengadaan dan distribusi pemerintah telah benar-benar runtuh. Karena pengadaan batu bara untuk pembangkit listrik yang tidak tepat waktu, produksi mulai terpengaruh. Pemadaman listrik yang diumumkan dan tidak diumumkan telah dimulai di banyak distrik di negara bagian tersebut. Mengingat krisis listrik, Ketua Menteri Ashok Gehlot telah mengimbau untuk menyebarkan kesadaran. Seiring dengan itu, para pejabat dihimbau untuk mengurangi penggunaan air conditioner (AC). .

Pemerintah negara bagian sendiri telah mengakui bahwa krisis listrik telah meningkat di negara bagian. Situasinya sedemikian rupa sehingga di ibu kota itu sendiri, pada hari Jumat, sekitar 200 koloni dan pemukiman telah diumumkan bahwa tidak akan ada pasokan listrik selama 4 hingga 7 jam. Di Rajasthan, orang harus hidup di panas antara suhu di atas 35 derajat. Ada pemadaman listrik 2 sampai 5 jam di daerah pedesaan dan perkotaan yang jatuh di daerah Jaipur Discom. Pemadaman listrik telah dilaksanakan oleh perusahaan di banyak distrik di bawah area Jodhpur Discom.

CM menghimbau untuk membelanjakan listrik sesuai kebutuhan

Menteri Utama Ashok Gehlot telah menginstruksikan para pejabat untuk menyadarkan masyarakat untuk menghemat listrik. Selain itu, pejabat pemerintah juga diminta untuk mengurangi penggunaan AC dan menghemat listrik. Di departemen-departemen pemerintah juga, listrik hanya boleh digunakan saat dibutuhkan, sisa waktu peralatan harus dipadamkan. Menurutnya, listrik bisa dihemat dengan mengurus hal-hal kecil.

Posted By : togel hari ini hk