Pompa Bensin Rajasthan Hanumangarh 43 Liter Pengisian Bensin Konsumen Hungama
Udaipur

Pompa Bensin Rajasthan Hanumangarh 43 Liter Pengisian Bensin Konsumen Hungama

Meja Berita, Amar Ujala, Jaipur

Diterbitkan oleh: Prashant Kumar Jha
Diperbarui Jum, 27 Agu 2021 15:42 IST

Ringkasan

Keributan pecah di sebuah pompa bensin di Hanumangarh pada Kamis malam ketika lebih sedikit minyak yang dituangkan ke dalam kendaraan. Pelanggan membuat keributan tentang ini. Namun, setelah dibujuk oleh polisi, masalah itu diselesaikan.

Pompa bensin dituduh menuangkan lebih sedikit minyak
– Foto : Media Sosial

mendengar berita

Orang-orang di negara ini saat ini menghadapi pukulan ganda dari inflasi. Di satu sisi, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan solar (solar) telah memporak-porandakan rakyat. Di sisi lain, pemilik pompa bensin memotong kantong orang dengan memberi lebih sedikit minyak. Kasus serupa muncul di Hanumangarh, Rajasthan. Sebuah kasus memberi lebih sedikit minyak di pompa bensin telah mengemuka. Ada keributan karena memasukkan 43 liter bensin ke dalam tangki 35 liter. Masalah ini diselesaikan setelah intervensi polisi.

Sebenarnya ada customer yg datang ke pom bensin chimanlal di kota hanumangarh pada malam hari untuk ambil bensin di mobilnya, dia minta isi tangki mobil, si penuang bensin mengaku tangki sudah penuh, tapi customer curiga oli yg dituang lebih sedikit. . Pelanggan mengatakan bahwa sudah ada 5 liter oli di mobilnya dan kemudian dia mengatakan untuk menuangkan 43 liter oli, sedangkan tangki oli mobil ini tidak begitu besar sehingga 48 liter oli dapat masuk ke dalamnya, ketika pengemudi mobil membuat keributan. Kerumunan berkumpul di sana. Orang-orang juga mendukung pengemudi mobil.

Keributan mereda setelah saran polisi
Tak hanya itu, setelah mendapat informasi, polisi pun mendatangi kendaraan tersebut, saat dicek oli, oli yang keluar lebih sedikit, setelah itu pelanggan membuat keributan. Namun, polisi menenangkan pelanggan tersebut. Setelah beberapa saat, Gharak meminta operator pompa bensin untuk mengenakan denda Rs 51.000 dan memutuskan untuk memberikan uang itu kepada Gurudwara. Awalnya operator pompa bensin setuju, tetapi kemudian dia menolak memberikan jumlah tersebut. Operator pompa mengatakan untuk menyumbangkan 21 ribu rupee, operator mengatakan bahwa dia tidak dapat menyumbangkan jumlah yang begitu besar. Di mana keributan penduduk setempat meningkat. Orang-orang mengatakan bahwa ini adalah kecurangan dengan orang biasa. Pada saat yang sama, setelah bujukan polisi, keributan mereda.

Ekspansi

Orang-orang di negara ini saat ini menghadapi pukulan ganda dari inflasi. Di satu sisi, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan solar (solar) telah memporak-porandakan rakyat. Di sisi lain, pemilik pompa bensin memotong kantong orang dengan memberi lebih sedikit minyak. Kasus serupa muncul di Hanumangarh, Rajasthan. Sebuah kasus memberi lebih sedikit minyak di pompa bensin telah mengemuka. Ada keributan karena memasukkan 43 liter bensin ke dalam tangki 35 liter. Masalah ini diselesaikan setelah intervensi polisi.

Sebenarnya ada customer yg datang ke pom bensin chimanlal di kota hanumangarh pada malam hari untuk ambil bensin di mobilnya, dia minta isi tangki mobil, si penuang bensin mengaku tangki sudah penuh, tapi customer curiga oli yg dituang lebih sedikit. . Pelanggan mengatakan bahwa sudah ada 5 liter oli di mobilnya dan kemudian dia mengatakan untuk menuangkan 43 liter oli, sedangkan tangki oli mobil ini tidak begitu besar sehingga 48 liter oli dapat masuk ke dalamnya, ketika pengemudi mobil membuat keributan. Kerumunan berkumpul di sana. Orang-orang juga mendukung pengemudi mobil.

Keributan mereda setelah saran polisi

Tak hanya itu, setelah mendapat informasi, polisi juga mendatangi kendaraan tersebut, saat dicek oli, oli yang keluar lebih sedikit, setelah itu pelanggan membuat keributan. Namun, polisi menenangkan pelanggan tersebut. Setelah beberapa saat, Gharak meminta operator pompa bensin untuk mengenakan denda Rs 51.000 dan memutuskan untuk memberikan uang itu kepada Gurudwara. Awalnya operator pompa bensin setuju, tetapi kemudian dia menolak memberikan jumlah tersebut. Operator pompa mengatakan untuk menyumbangkan 21 ribu rupee, operator mengatakan bahwa dia tidak dapat menyumbangkan jumlah yang begitu besar. Di mana keributan penduduk setempat meningkat. Orang-orang mengatakan bahwa ini adalah kecurangan dengan orang biasa. Pada saat yang sama, setelah bujukan polisi, keributan mereda.

Posted By : totobet