Rajasthan: Seorang Petugas Polisi Tidak Mendaftarkan Kasus Gangrape Gadis Dalit Di Bharatpur, Ditangguhkan
Ajmer

Rajasthan: Seorang Petugas Polisi Tidak Mendaftarkan Kasus Gangrape Gadis Dalit Di Bharatpur, Ditangguhkan

Agensi, Jaipur

Diterbitkan oleh: Kuldeep Singh |
Diperbarui Min, 05 Des 2021 08:00 WIB

Ringkasan

Seorang petugas kantor polisi telah diskors karena tidak mendaftarkan kasus sehubungan dengan pemerkosaan beramai-ramai terhadap seorang gadis Dalit di Bharatpur, Rajasthan. Pada tanggal 29 November, seorang mahasiswi berusia 19 tahun diculik dan diperkosa beramai-ramai oleh dua pria saat dalam perjalanan ke perguruan tinggi.

menangguhkan – gambar simbolis
– Foto : Amar Ujala

mendengar berita

Seorang petugas polisi diskors karena tidak mendaftarkan kasus pemerkosaan berkelompok di Bharatpur Rajasthan. Menurut seorang pejabat pada hari Sabtu, pada tanggal 29 November, seorang mahasiswi berusia 19 tahun diculik dan diperkosa oleh dua pria saat dalam perjalanan ke perguruan tinggi.

Awalnya dia tetap diam, tetapi kemudian dia memberi tahu anggota keluarga tentang kejadian ini, setelah itu mereka mencapai kantor polisi Uchhen untuk mendaftarkan sebuah kasus. Inspektur Polisi Bharatpur Devendra Bishnoi mengatakan, SHO (Sub-Inspektur) Shravan Pathak menolak untuk mendaftarkan sebuah kasus.

Setelah itu anggota keluarga korban mengadu ke saya. Sekarang petugas polisi telah diskors setelah mendaftarkan kasus pemerkosaan beramai-ramai. Dia mengatakan bahwa penyelidikan sedang berlangsung dalam kasus pemerkosaan beramai-ramai dan belum ada penangkapan yang dilakukan.

Ekspansi

Seorang petugas polisi diskors karena tidak mendaftarkan kasus pemerkosaan berkelompok di Bharatpur Rajasthan. Menurut seorang pejabat pada hari Sabtu, pada tanggal 29 November, seorang mahasiswi berusia 19 tahun diculik dan diperkosa oleh dua pria saat dalam perjalanan ke perguruan tinggi.

Awalnya dia tetap diam, tetapi kemudian dia memberi tahu anggota keluarga tentang kejadian ini, setelah itu mereka mencapai kantor polisi Uchhen untuk mendaftarkan sebuah kasus. Inspektur Polisi Bharatpur Devendra Bishnoi mengatakan, SHO (Sub-Inspektur) Shravan Pathak menolak untuk mendaftarkan sebuah kasus.

Setelah itu anggota keluarga korban mengadu ke saya. Sekarang petugas polisi telah diskors setelah mendaftarkan kasus pemerkosaan beramai-ramai. Dia mengatakan bahwa penyelidikan sedang berlangsung dalam kasus pemerkosaan beramai-ramai dan belum ada penangkapan yang dilakukan.

Posted By : togel hari ini hk