Saran: Tujuh Orang Meninggal Dalam Keadaan Mencurigakan – Saran: Tujuh Orang Meninggal Dalam Keadaan Mencurigakan
Bihar

Saran: Tujuh Orang Meninggal Dalam Keadaan Mencurigakan – Saran: Tujuh Orang Meninggal Dalam Keadaan Mencurigakan

Meja Berita, Amar Ujala, Saran

Diterbitkan oleh: Amit Mandal
Diperbarui Kam, 20 Jan 2022 15:39 IST

Ringkasan

Pemerintah membentuk tim dan bertemu dengan kerabat almarhum. Para pejabat membantah bahwa ada orang yang meninggal karena minuman keras palsu.

mendengar berita

Tujuh orang tewas dalam keadaan mencurigakan di Saran Bihar pada hari Rabu. Kerabat almarhum mengatakan bahwa mereka meninggal karena minum minuman keras palsu. Pada saat yang sama, polisi-administrasi menyebutnya kematian karena kedinginan. Soal wilayah kelurahan Maker dan Polsek Amnaur.

pejabat bertemu penduduk desa
Pemerintah mengambil tindakan setelah berita setengah lusin orang meninggal karena minum minuman keras palsu menjadi viral di media sosial. Atas instruksi DM Rajesh Meena, tim Administrasi, Kepolisian dan Cukai yang dipimpin Marhaura ADM dan SDPO turun ke lokasi dan menemui warga.

Pemerintah membentuk tim dan bertemu dengan kerabat almarhum. Tim ini menyelidiki, serta perwakilan panchayat lokal di bawah kepemimpinan kepala daerah dan presiden Mukhiya Sangh juga memeriksa tempat itu dan berinteraksi dengan penduduk desa. Setelah negosiasi dan penyelidikan, Marhaura SDPO Inderjit Baitha membantah ada yang meninggal karena minuman keras palsu. Bersamaan dengan itu, Presiden Mukhiya Sangh juga mengeluarkan pernyataan yang menyebut kematian akibat alkohol itu menyesatkan.

Seorang pria tua bernama Ramnath Rai tewas di desa Narsingh Bhanpur di area kantor polisi Amnaur pada pukul 5 sore pada hari Rabu. Kerabat almarhum sempat menceritakan penyebab kematiannya karena minum-minuman keras. Setelah ini, terjadi kepanikan di pemerintahan. Pemkab membuat papan medis jenazah Ramnath Rai dan menyerahkannya kepada kerabat setelah dilakukan postmortem. Hakim Distrik Saran Rajesh Meena mengatakan bahwa penyebab kematian almarhum bukan karena minuman keras palsu.

Cakupan

Tujuh orang tewas dalam keadaan mencurigakan di Saran Bihar pada hari Rabu. Kerabat almarhum mengatakan bahwa mereka meninggal karena minum minuman keras palsu. Pada saat yang sama, polisi-administrasi menyebutnya kematian karena kedinginan. Soal wilayah kelurahan Maker dan Polsek Amnaur.

pejabat bertemu penduduk desa

Pemerintah mengambil tindakan setelah berita setengah lusin orang meninggal karena minum minuman keras palsu menjadi viral di media sosial. Atas instruksi DM Rajesh Meena, tim Administrasi, Kepolisian dan Cukai yang dipimpin Marhaura ADM dan SDPO turun ke lokasi dan menemui warga.

Pemerintah membentuk tim dan bertemu dengan kerabat almarhum. Tim ini menyelidiki, serta perwakilan panchayat lokal di bawah kepemimpinan kepala daerah dan presiden Mukhiya Sangh juga memeriksa tempat itu dan berinteraksi dengan penduduk desa. Setelah negosiasi dan penyelidikan, Marhaura SDPO Inderjit Baitha membantah ada yang meninggal karena minuman keras palsu. Bersamaan dengan itu, Presiden Mukhiya Sangh juga mengeluarkan pernyataan yang menyebut kematian akibat alkohol itu menyesatkan.

Seorang pria tua bernama Ramnath Rai tewas di desa Narsingh Bhanpur di area kantor polisi Amnaur pada pukul 5 sore pada hari Rabu. Kerabat almarhum sempat menceritakan penyebab kematiannya karena minum-minuman keras. Setelah ini, terjadi kepanikan di pemerintahan. Pemkab membuat papan medis jenazah Ramnath Rai dan menyerahkannya kepada kerabat setelah dilakukan postmortem. Hakim Distrik Saran Rajesh Meena mengatakan bahwa penyebab kematian almarhum bukan karena minuman keras palsu.

Posted By : hongkong togel