Twist Baru Dalam Kasus Alwar, Polisi Klaim Eksploitasi Gadis Tuli Dan Bisu Tidak Dikonfirmasi
Rajasthan

Twist Baru Dalam Kasus Alwar, Polisi Klaim Eksploitasi Gadis Tuli Dan Bisu Tidak Dikonfirmasi

Meja Berita, Amar Ujala, Alwar

Diterbitkan oleh: Amit Mandal
Diperbarui Jum, 14 Jan 2022 11:30 PM IST

Ringkasan

SP Tejaswini Gautam mengatakan bahwa jelas dari laporan yang diterima oleh polisi Alwar bahwa tuna rungu dan anak di bawah umur tidak diperkosa.

mendengar berita

Sebuah twist baru telah datang dalam kasus pemerkosaan Divyang yang terkenal di Alwar, Rajasthan. Polisi mengklaim bahwa laporan medis tidak mengkonfirmasi pemerkosaan anak di bawah umur. Hal itu disampaikan Kapolsek Alwar Tejaswini Gautam dalam jumpa pers. Dia mengatakan bahwa tim yang terdiri dari lima dokter melakukan pemeriksaan medis terhadap anak di bawah umur di Jaipur, di mana pemerkosaan belum dikonfirmasi.

Rekaman CCTV 10 menit terakhir hilang
SP Tejaswini Gautam mengatakan bahwa jelas dari laporan yang diterima oleh polisi Alwar bahwa tuna rungu dan anak di bawah umur tidak diperkosa. Kapolres mengatakan, karena seriusnya kasus ini, ada 6 tim yang mengawasi setiap aspek dalam keseluruhan kasus tersebut. Semua kamera diperiksa dari pintu keluar anak di bawah umur dari desa ke gorong-gorong Alwar. SP mengatakan bahwa tidak ada rekaman video 10 menit antara lokasi terakhir dan tempat. Polisi Alwar sedang menyelidiki di mana anak di bawah umur itu dalam sepuluh menit ini dan apa yang terjadi padanya.

SP mengatakan bahwa anak di bawah umur itu duduk di sebuah mobil dari luar desanya. Mobil ini telah melewati berbagai jalan dan persimpangan di kota Alwar. Polisi telah melihat video lengkap ini. Mendapat informasi tentang kejadian pada Selasa malam, polisi tiba di lokasi. Setelah itu korban dibawa ke rumah sakit. Di seluruh episode ini, pemerintah Rajasthan telah membentuk tim SIT, yang segera memulai penyelidikan. Setelah tiga hari, polisi telah mengklaim ini.

Cakupan

Sebuah twist baru telah datang dalam kasus pemerkosaan Divyang yang terkenal di Alwar, Rajasthan. Polisi mengklaim bahwa laporan medis tidak mengkonfirmasi pemerkosaan anak di bawah umur. Hal itu disampaikan Kapolsek Alwar Tejaswini Gautam dalam jumpa pers. Dia mengatakan bahwa tim yang terdiri dari lima dokter melakukan pemeriksaan medis terhadap anak di bawah umur di Jaipur, di mana pemerkosaan belum dikonfirmasi.

Rekaman CCTV 10 menit terakhir hilang

SP Tejaswini Gautam mengatakan bahwa jelas dari laporan yang diterima oleh polisi Alwar bahwa tuna rungu dan anak di bawah umur tidak diperkosa. Kapolres mengatakan, karena seriusnya kasus ini, ada 6 tim yang mengawasi setiap aspek dalam keseluruhan kasus tersebut. Semua kamera diperiksa dari pintu keluar anak di bawah umur dari desa ke gorong-gorong Alwar. SP mengatakan bahwa tidak ada rekaman video 10 menit antara lokasi terakhir dan tempat. Polisi Alwar sedang menyelidiki di mana anak di bawah umur itu dalam sepuluh menit ini dan apa yang terjadi padanya.

SP mengatakan bahwa anak di bawah umur itu duduk di sebuah mobil dari luar desanya. Mobil ini telah melewati berbagai jalan dan persimpangan di kota Alwar. Polisi telah melihat video lengkap ini. Mendapat informasi tentang kejadian pada Selasa malam, polisi tiba di lokasi. Setelah itu korban dibawa ke rumah sakit. Di seluruh episode ini, pemerintah Rajasthan telah membentuk tim SIT, yang segera memulai penyelidikan. Setelah tiga hari, polisi telah mengklaim ini.

Posted By : nomor yang akan keluar malam ini hongkong